Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UIN Walisongo Semarang menggelar rapat persiapan pelaksanaan witness atau penyaksian uji kompetensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) pada Senin, 20 Januari 2026. Rapat tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh pengurus LSP serta para asesor kompetensi.

Rapat ini menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh rangkaian uji kompetensi berjalan sesuai dengan standar dan ketentuan BNSP. Dalam rapat tersebut disepakati bahwa pelaksanaan witness uji kompetensi akan dilaksanakan pada Sabtu, 31 Januari 2026, dengan kehadiran langsung perwakilan BNSP sebagai saksi pelaksanaan uji kompetensi.

Fokus utama persiapan diarahkan pada tiga aspek penting, yaitu:

  1. Materi Uji Kompetensi (MUK),
  2. Tempat Uji Kompetensi (TUK), dan
  3. Sertifikat hasil uji kompetensi, yang akan disiapkan dalam versi berbahasa Inggris.

Selain itu, para asesor kompetensi diminta untuk segera menyiapkan calon asesi sesuai dengan skema sertifikasi masing-masing. Rapat tersebut juga menegaskan bahwa 10 skema sertifikasi LSP UIN Walisongo telah resmi terbit dan memperoleh lisensi BNSP sejak 31 Desember 2025, sehingga dapat langsung diimplementasikan dalam pelaksanaan uji kompetensi yang akan disaksikan oleh BNSP.

Melalui rapat persiapan yang dilaksanakan secara daring ini, LSP UIN Walisongo berkomitmen memastikan seluruh proses witness uji kompetensi berjalan tertib, profesional, dan sesuai standar nasional, sebagai bagian dari upaya menjaga mutu dan kredibilitas sertifikasi kompetensi bagi mahasiswa dan alumni.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *