Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UIN Walisongo Semarang menggelar Workshop Internalisasi Penyusunan Materi Uji Kompetensi (MUK) bagi calon asesor, Rabu hingga Jumat (21-23/10/2026), di Gedung Perpustakaan Lantai I UIN Walisongo. Kegiatan tiga hari ini mengusung tema “Akselerasi Standarisasi dan Internalisasi Materi Uji Kompetensi Berstandar BNSP untuk Mewujudkan Lulusan UIN Walisongo yang Unggul dan Siap Kerja.”
Workshop ini diikuti 30 peserta yang terdiri atas calon asesor dan pengelola LSP. Selama tiga hari, peserta dibekali pemahaman teknis mengenai standar dan instrumen asesmen yang ditetapkan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), sekaligus praktik langsung menyusun perangkat uji kompetensi..

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya LSP P1 UIN Walisongo Semarang mewujudkan kesiapan operasional dalam menyelenggarakan sertifikasi kompetensi berlisensi BNSP secara profesional dan akuntabel. Melalui workshop ini, LSP UIN Walisongo menegaskan komitmennya menghadirkan layanan sertifikasi yang kredibel, terstandar, dan diakui secara nasional.
Dalam sesi praktik, setiap peserta mulai menyusun skema sertifikasi dengan menentukan skema kompetensi yang akan diujikan, baik skema klaster, okupasi, maupun Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Peserta juga merancang peta instrumen asesmen sebagai fondasi penyusunan MUK.
Workshop ini menargetkan tiga capaian utama:
- Tersusunnya draf MUK yang tervalidasi dan siap digunakan dalam pelaksanaan uji kompetensi di lingkungan LSP UIN Walisongo Semarang.
- Meningkatnya pemahaman teknis 30 peserta mengenai standar dan instrumen asesmen BNSP.
- Terwujudnya kesiapan operasional LSP P1 UIN Walisongo Semarang dalam menyelenggarakan sertifikasi kompetensi berlisensi BNSP secara profesional dan akuntabel.
Salah satu peserta, Dr. Ulin Ni’am Masruri, MA, Lektor pada Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, berharap kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi mahasiswa. “Semoga apa yang kami lakukan membawa hal positif bagi mahasiswa ketika mereka lulus,” ujarnya.
Sertifikat kompetensi dari LSP berlisensi BNSP akan menjadi nilai tambah bagi lulusan UIN Walisongo, yakni bukti pengakuan atas kompetensi yang dimiliki sehingga lebih percaya diri dan kompetitif memasuki dunia kerja.
LSP UIN Walisongo Semarang hadir sebagai lembaga yang memastikan lulusan kampus dakwah, sains, dan peradaban ini tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga terbukti kompeten dan siap kerja melalui sertifikasi profesi yang berstandar nasional.
